1. KOMPONEN PERENCANAAN USAHA
Dalam memulai usaha baru, seorang
wirausaha harus membuat perencanaan usaha (business plan). Perencanaan
usaha akan memberikan arahan strategis bagi keberlangsungan aktivitas usaha,
yaitu dengan menuliskan tujuan dan cara mencapainya.
Rencana usaha terdiri atas
beberapa bagian atau komponen. Menurut Jeff Madura, bagian utama dari suatu
rencana bisnis terdiri dari lima bagian, yaitu
a. Deskripsi
usulan bisnis, yakni menjelaskan mengenai produk atau jasa yang diberikan oleh
bisnis yang diusulkan
b. Perkiraan
atas lingkungan bisnis, yakni menjelaskan kondisi dari lingkungan yang
melingkupi bisnis yang diusulkan. Dalam hal ini, lingkungan bisnis dapat dikelompokkan
ke dalam lingkungan ekonomi, linkungan industri, dan lingkungan global.
c. Rencana
manajemen, yaitu menjelaskan mengenai struktur organisasi, proses produksi, dan
cara mengelola karyawan dari bisnis yang diusulkan
d. Rencana
pemasaran, yakni menjelaskan target pasar, karakteristik produk atau jasa,
penentuan harga, kebijakan distribusi dan promosi dari bisnis yang diusulkan
e. Rencana
keuangan, yaitu membuat perkiraan dan pendapatan, pengeluaran, laba, dan dana
yang dibutuhkan untuk bisnis yang diusulkan
Adapun contoh komponen dalam
rencana usaha kerajinan keset dari kain perca adalah sebagai berikut.
a. Ulasan Deskripsi Usaha
kain perca
merupakan limbah garm dan tekstil yang tidak terpakai. Jika tidak dimanfaatkan,
maka limbah tersebut akan menghasilkan sampah. Kain perca jumlahnya melimpah
dan harganya relatif murah. Oleh karena itu, kain perca diubah oleh para
pengrajin menjadi berbagai barang seperti kekuatan dan kelemahan produk dan
bisnis.
1) Strength
(Kekuatan)
Usaha keset
tergolong usaha yang tidak membutuhkan modal besar dan keahlian khusus.
2) Weakness
(Kelemahan)
Hampir semua
hasil usaha keset dari kain perca bermotif sama
3) Opportunity
(Kesempatan)
Peluang usaha
cenderung meningkat karena setiap hari terjadi penambahan rumah baru sebagai tempat
tinggal
4. Threat
(Ancaman)
Usaha
kerajinan keset kain perca membutuhkan inovasi bentuk, warna, dan model agar
dapat menarik konsumen membeli produk yang dipasrakan.
b. Strategi Pemasaran
target pasar kerajinan keset dari
kain perca, antara lain rumah tangga, rumah makan, dan took souvenir. Oleh
karena itu, strategi pemasaran dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.
1) Bekerja sama dengan toko
souvenir
2) Membuat penawaran sebagai
pemasok (supplier) pasar
3. Melakukan promosi di media
cetak dan elektronik
c. Analisis Pesaing
Analisis pesaing digunakan untuk
mengetahui kekuatan dan kelemahan pesaing dalam satu pasar yang sama. Setelah
mengidentifikasi kekuatan yang ita milikim kemudian kita tetapkan strategi
untuk memasarkan produk dengan cara yang berbeda dari pesaing. Demikian juga
dengan kelemahan yang ditemukan, dapat diekploitasi dengan mengembangkan produk
yang lebih baik dari produk sejenis para pesaing.
d. Rencana Desain dan
Pengembangan
Rencana desain dan pengembangan
diperlukan untuk menunjukkan tahap perencanan produk serta grafik pengembangan
dalam konteks produksi dan penjualan. Ini bermanfaat untuk membuat rencana
anggaran biaya produksi yang sesuai dengan kebutuhan.
e. Rencana Operasional dan
Manajemen
Tenaga kerja terdiri dari pemiliki
atau pendiri usaha dan pegawai dengan manajemen sebagai berikut.
1) Permodalan
Modal terdiri dari modal sendiri
dan sebagian dari pinjaman yang akan dikembalikan dengan car akredit
2) Pemasaran
Pemilihan pasar dilakukan
terlebih dahulu dengan survei pasar guna melihat potensi pasar dan keinginan
konsumen. Pasar sasaran dipilih berdasarkan pengambilan dan pengumpulan data
terus-meneurs. Selain itu, perlu melihat persaingan usaha sejenis sehingga
dapat menentukan kebijakan harga jual yang tepat.
f. Pembiayaan
Faktor pembiayaan menjadi unsur
penting dalam rencana bisnis. Pembiayaan berhubungan dengan sumber dana,
pengaturan anggaran agar efisien, tetapi tetap dapat mengoperasikan seluruh
divisi dalam perusahaan dengan lancar.
2. LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN
PERENCANAAN USAHA
Menurut Justin G. Longenecker,
ada dua hal yang perlu diperhatikan saat membuat rencana bisnis, yaitu format
rencana bisnis dan isi dari rencana bisnis itu sendiri. Menulis rencana bisnis
itu penting tetapi tidak mudah. Dalam bukunya Writing a Winning Business
Plan, Mathew Record menyarankan beberapa langkah perencanaan bisnis
berikut:
a. menentukan jenis binis yang
akan digeluti beserta lokasinya
b. melakukan riset pasar untuk
mengetahui tingkat persaingan
c. memutuskan jumlah modal yang
dapat diinvestasikan kemudian menetapkan sasaran usaha
d. menetapkan strategi pemasaran
dengan memperlihatkan cara pemasaran produk yang direncanakan
e. menghitung jumlah karyawan
yang dibutuhkan beseta biaya gajinya
f. membuat daftar alat dan
perlengkapan yang diperlukan beserta biaya mendapatkannya
g. membuat perkiraan keuangan,
yakni berpa arus kas, laba-rugi, dan neraca
h. membuat daftar asumsi sehingga
tahu dari mana asalnya angka-angka perkiraan di atas
i. menuliskan catatan untuk
setiap poin atau langkah-langkah di atas
Berikut ini beberapa hal yang
perlu diperjatikan saat membuat rencana bisnis kerajinan bahan limbah berbentuk
bangun datar:
a. Pemilihan Jenis Usaha
b. Nama Perusahaan
c. Lokasi Perusahaan
d. Perizinan Usaha
e. Sumber Daya Manusia
f. Survei Pasar
g. Aspek Produksi
h. Aspek Keuangan
Comments
Post a Comment